Prajurit Yonif 403/WP Antar Jenazah Cucu Kepala Dusun hingga Pemakaman di Merauke

    Prajurit Yonif 403/WP Antar Jenazah Cucu Kepala Dusun hingga Pemakaman di Merauke
    Prajurit Pos Rawakasat Satgas Swasembada Yonif 403/WP Koops TNI Habema turut hadir membantu keluarga proses pemakaman meninggal di Kampung Rawakasat, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (18/7/2026).

    MERAUKE - Duka menyelimuti keluarga Kepala Dusun Luis Water Maikuin di Kampung Rawakasat, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Sang cucu, Ananda Glen Maikuin, meninggal dunia karena sakit pada Sabtu (18/7/2026).

    Di tengah suasana duka tersebut, prajurit Pos Rawakasat Satgas Swasembada Yonif 403/WP Koops TNI Habema turut hadir membantu keluarga. Personel Satgas membantu proses pemakaman, mulai dari rumah duka hingga ke tempat pemakaman keluarga.

    Kehadiran prajurit menjadi bentuk kepedulian sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang sedang kehilangan. Para personel turut membantu mengangkat dan mengantarkan jenazah dalam seluruh rangkaian proses pemakaman.

    Komandan Pos Rawakasat, Kapten Inf M. Makhasin, mengatakan kehadiran prajurit merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

    “Personel Satgas Pamtas Yonif 403/WP Pos Rawakasat membantu proses pemakaman dari rumah duka hingga ke tempat pemakaman keluarga. Kami turut berduka atas meninggalnya Ananda Glen Maikuin karena sakit, ” ujar Kapten Inf M. Makhasin.

    Ia menambahkan, keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas bantuan personel Satgas dalam proses pemakaman tersebut.

    Wakil Komandan Satgas Pamtas Yonif 403/WP, Kapten Inf Rio Bayu Rindyatmaja, S.T.Han., mewakili Komandan dan seluruh prajurit Yonif 403/WP turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

    “Kami membantu proses pengangkatan dan pemakaman dari rumah duka. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, ” katanya.

    Menurutnya, kehadiran Satgas di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan negara. Prajurit juga dituntut untuk peka terhadap kesulitan masyarakat di sekitarnya.

    “Kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/WP tidak hanya menjaga perbatasan negara, tetapi turut serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya. Saya bersyukur kegiatan ini berjalan dengan lancar, ” ujarnya.

    Bagi keluarga almarhum, kehadiran prajurit di tengah suasana duka menjadi bentuk dukungan yang berarti. Di Kampung Rawakasat, kepedulian tersebut kembali memperlihatkan bahwa hubungan TNI dan masyarakat dibangun bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga melalui kebersamaandalam suka maupun duka.

    (PERS)

    tni papua satgas pamtas yonif 403/wp merauke kepedulian sosial humanis papuaselatan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 143/TWEJ Gelar Pemeriksaan...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 143/TWEJ Datangi Kampung Kwell,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung
    Surat Keysa untuk Presiden: Tali Slink Jembatan Lepas, Puluan Siswa Minta Jembatan Segera Diperbaiki
    Dr. Hendri: Mengembalikan Pendidikan sebagai Jantung Perjuangan PERTI
    Pangdam III/Siliwangi Lantik Prajurit Baru Dikmata Infanteri dan Kesehatan Gelombang II TA 2026

    Ikuti Kami